Resiko Melakukan Pinjaman Online, Perlu kamu ketahui!

Resiko Melakukan Pinjaman Online, Perlu kamu ketahui!

Pinjaman Online, tentu teman-teman sudah denger kan yah. Siapa yang tidak tergiur dengan pinjaman online, syarat mudah dan mendapatkan uangnya pun cepat. Hanya dengan Foto KTP dan foto selfie peminjam. Tunggu beberapa menit saja, uang akan di transfer ke Nomor Rekening teman-teman. Mudah kan?, siapa yang gak mau? pasti mau lah. Ketika kita dimudahkan mengenai proses, kadang orang lupa menanyakan syarat dan ketentuan kala itu. Yah benar saja, resiko yang akan mereka terima urusan belakangan. Padahal itu bahaya bagi mereka yang meminjam pinjol jika tidak lancar dalam pembayarannya. maka dari itu aku share nih, Resiko Melakukan pinjaman online yang perlu kamu ketahui agar tetap aman dan hati-hati.

Banyak aplikasi pinjol bertaburan di playstore, namun kamu perlu hati-hati dan jangan asal menginstallnya. Karena ada pinjaman online legal dan ilegal, maksudnya pinjaman online yang legal ini sudah disetujui oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan ilegal itu yang tidak di setujui oleh ojk, biasanya ini yang banyak memanfaatkan nasabahnya.

pinjaman bisa kamu dapatkan mulai dari 500 ribu hingga 30 juta per orang atau peminjam. dengan mudahnya persyaratannya. Tapi harus hati-hati.

Cuma 5 menit sudah mendapatkan 30 juta. wow mudahnya!

Beberapa Resiko yang perlu kamu ketahui

berikut beberapa resiko yang harus kamu pahami agar tidak terjebak dalam pinjaman online.

1. Data kamu akan diambil oleh penyedia pinjaman online

Ketika kamu menginstall aplikasi pinjaman online dan melakukan registrasi, kemudian melakukan pinjaman. Aplikasi memang tidak terlihat berjalan, bahkan tidak ada notif di smartphone kamu. Namun aplikasi itu berjalan di belakang layar, yang dilakukan aplikasi ini adalah menscrape atau mengambil data yang ada di smartphone kamu untuk dilakukan penagihan jika kamu belum bayar. Data kontak telepon, Whatsapp dan bahkan akun sosmed mu ter ambil oleh aplikasi ini. yang menjadi masalah adalah teman-teman kamu yang ada di kontak smartphone itu akan di kabari bahwa kamu belum bayar tagihan. Malu dong yah, kalau kita punya hutang dan disebar informasinya ke orang deket.

2. Malu terhadap teman sekitar atau keluarga sendiri

Setelah scraping selesai, pihak pinjaman online sudah mendapatkan data kamu untuk jaga-jaga agar kamu lancar dalam pembayarannya. Salah satu temanku pernah cerita bahwa dia di sms oleh orang bahwa si wanto (nama asal aja) belum bayar tagihan bulan ini. Padahal kata si Wanto ini masih H-3 menjelang masa akhir tagihan bulan itu. Namun pihak pinjol ini sudah melakukan broadcast sms. Jadi malu kan yah kalau begitu, apalagi teman-temannya kaget dengan sms itu.

Semua kontak akan menerima sms itu tanpa kecuali, entah itu ada kontak bos kamu atau lainnya yang penting menurutmu, itu akan menerima sms tersebut. Begitulah pinjol memudahkan pinjaman ke semua orang, namun resiko pula yang harus kita terima.

3. Dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab

Pernah Denger kalau penjualan NIK dan KTP dijual bebas kala itu. Pada kasus ini juga memanfaatkan untuk melakukan pinjaman online dengan data yang bukan milik mereka. wah ini j4hat banget tentunya. kita tidak melakukan pinjaman namun mendapat tagihan banyak, untuk itu kita harus tetap waspada dan gunakan data kita dengan bijak dan hati-hati. data KTP dan NIK sekarang bisa digunakan untuk apa saja yang berkaitan dengan online atau mendaftar apapun.

4. Pinjol yang tidak di setujui oleh OJK

Ini yang perlu kamu ketehui sebelum meminjam online. ada beberapa yang ilegal dan legal. yang legal itu yang sudah di setujui oleh OJK dan yang ilegal itu yang tidak di setujui oleh OJK. Yang ilegal ini yang sangat berbahaya, mereka mendapatkan data anda dan digunakan untuk kepentingan mereka. Dari sini kita harus hati-hati dengan data pribadi kita, gunakan dengan baik dan seperlunya saja. Untuk yang legal sudah terdaftar di OJK, kamu bisa kunjungi website OJK atau klik disini untuk melihat daftar yang sudah di setujui oleh OJK.

Baca juga : Tips membeli barang online!

Demikian Resiko yang kita dapat jika melakukan pinjaman online. Mudah bukan berarti semua beres tapi perlu dipertanyakan detaill dan mekanismenya lebih lanjut.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *